Entah sudah berapa lama aku memiliki portal media tulis online ini. Hampir tak bisa aku ingat kapan aku pertama kali membuatnya. Yang aku tahu hanya sekedar suatu kata kangen. Kangen untuk selalu merabanya dengan kata-kata yang mungkin kurang bermakna, atau emang mungkin sekumpulan kata yang benar-benar mempunyai makna dan pengaruh. Entahlah.
Mungkin menulis sudah menjelma seperti darah yang mengalir dalam tubuhku, jika tak menulis maka semua akan tidak bermakna. Mati. Yup, dan portal ini adalah jantungnya. Sebisa mungkin harus tetap dialiri oleh tulisan-tulisan supaya tetap hidup.
Meskipun aku menggapnya seperti jantung dan tulisan seperti darah yang mengalir yang selalu menghidupinya, lastas tidak mungkin aku memberinya nama "Jantung Darah" karena itu akan terdengar mengerikan. Mungkin bisa dianologikan kepada suatu hal yang lebih positif, lebih inspiratif, dan tentunya lebih bersahabat. Omah Tinta. Mungkin itu nama yang lebih bersuasana ketimbang harus menamainya secara leterlek seperti yang aku ibaratkan.
Selain menulis, aku juga suka dunia fotografi dan tak mungkin rasanya aku melewatkan moment-moment itu. Tak mungkin juga aku mengabaikannya karena aku tidak ingin menjadikannya sebagai anak tiri. Sebab itu, aku aku jadikan mereka sebagai pasangan yang saling melengkapi. Tulisan dan Foto. Hmm, sepertinya mereka memang pasangan yang serasi karena mereka mampu menjelaskan satu sama lain. So sweet.
So, this is it my gallery. Omah Tinta. Kumpulan dari foto, cerita, dan foto cerita :)



0 komentar:
Posting Komentar