Like Me on Facebook
Follow Me on Twitter
Recommend Me on Google Plus
Subscribe me on RSS

Kamis, 18 Juli 2013

Menulis Untuk Semua

Leave a Comment

Nama yang terpampang diatas sebagai editor adalah temanku. Teman lamaku sewaktu aku belajar di pondok Gontor. Risang Wijanarko, nama panjangnya. Risang, nama panggilannya. Dalam tulisanku kali ini aku tidak membicarakannya sebagai teman, melainkan sebagai seorang editor di salah satu penerbitan di jakarta. Renebook.

Beberapa hari yang lalu aku tak sengaja bertemu dia di acara silaturahmi IKPM Jakarta yang berlokasi di kampus Al-azhar. Ditengah-tengah keramaian orang berlalu lalang, aku menemukaannya diantara mereka. Terselip. Terakhir kali kita bertemu, dia bekerja di bekasi tapi bukan sebagai editor. Aku baru mengetahui dia sebagai editor saat kita kembali bertemu kala itu. Pertamanya, aku merasa setengah percaya dan setengah mustahil. Percaya karena dia dulu aktif sebagai penulis selama di Gontor. Mustahil karena terakhir yang aku tahu dia bekerja bukan sebagai editor, yang terlebih mustahil lagi perawakannya yang tidak cocok untuk seorang editor (kidding).

Dia salah satu dari beberapa orang, sekaligus temen, yang mendukungku untuk menulis. Dan dia editor pertama kali (karena hanya dia satu-satunya editor dan yang pertama membaca tulisanku) yang menyarankan aku untuk menulis bukan hanya di blog. Namun menyarankanku menulis untuk banyak orang. Dinikmatin banyak orang. Tulisan yang bisa dibaca dimana saja tanpa membutuhkan jaringan internet. Offline.

Rencana sih begitu, tapi aku orangnya tergolong moody, terkadang menggebu-gebu dan terkadang juga bermalas-malasan..hmmm, bisa gak ya aku jadi seorang penulis? (self asking question)

0 komentar: