Like Me on Facebook
Follow Me on Twitter
Recommend Me on Google Plus
Subscribe me on RSS

Senin, 05 November 2012

Internet, Senjata Ampuh Mahasiswa Tingkat Akhir

Leave a Comment
Akses Internet, setelah tumpukan buku-buku tebal, merupakan salah satu senjata mutakhir mahasiswa tingkat akhir bagi mereka yang sedang bermanja-manja dengan penulisan skripsi atau Tugas Akhir (TA). Bagi beberapa mahasiswa, bahkan hampir keseluruhan. Mengakses informasi via internet adalah cara instan untuk mendapatkan berita-berita atau data-data yang di cari, tinggal klik langsung jadi. Cara seperti ini sangat memanjakan setiap orang, khususnya mahasiswa yang dikejar-kejar tugas. Berjasalah orang-orang yang membagikan tulisan-tulisan mereka di internet.

Namun, sedihnya, tidak sedikit dari mahasiswa (yang tergolong malas) menyalahgunakan tata tertib pengaksesan data atau informasi-informasi yang terdapat di internet. Selalu menginginkan cara instan dalam setiap mengerjakan tugasnya. "Copy-Paste" pun dilakukan. Sistematika "copy-paste" terlihat simple, langkah pertama membuka artikle atau mencari data yang diinginkan, kemudian kopi data dan salin tanpa memberikan atau mencantumkan tanggal dan alamat website tempat artikel diakses. Itulah gambaran generasi instan yang tidak ingin berfikir panjang dan tidak ingin menempuh yang namanya "proses".

Saya bersyukur tidak tergolong sebagai mahasiswa-mahasiswa instan. Bagi saya, memberikan sedikit penghormatan atau apresiasi dengan mencantumkan nama dan alamat website journal si penulis adalah sikap yang selayaknya dilakukan. Dengan demikian kita bisa menghargai setiap karya seseorang karna menulils tidak lah mudah. Menulis itu sebuah proses singkronisasi antara pikiran dan jari-jari tangan (setidaknya menurut saya begitu). 

Saya adalah mahasiswa tingkat akhir yang dikejar-kejar deadline untuk pendaftaran ujian skripsi. "Deadline", kata yang membuat saya sedikit geram. Bukan karena saya tidak mampu menyeleseikan skripsi sebelum deadline tiba, namun, karena diterapkannya kebijakan "deadline" untuk pendadaran ujian skripsi. Mungkin, ini adalah satu-satunya kampus yang menerapkan sistem seperti itu. Akan tetapi "whatever" (mencoba menepis pikiran tersebut), yang terpenting skripsiku terus berproses, dan untuk itu, saya membutuhkan internet. 

Hampir tiap hari komputer beroperasi dengan akses internet yang terus berjalan. Akses internet cepat, data mudah didapat, dan skripsipun tidak terhambat. Mungkin seperti itu yang sayan inginkan. Namun, kenyataanya, tidak selamanya sinyal berada ditingkat teratas, adakalanya statistik kecepatan turun drastis sehingga membutuhkan waktu lama untuk mendownload journal. Biasa satu menit untuk 5MB, jadi sekitar sepuluh menit jika sedang bobrok. Terlebih lagi, ketika proses download hampir selesei, listrik tiba-tiba padam. Fenomena anak kost (mahasiswa tingkat akhir) yang menjengkelkan.

Pemicu semangat adalah internet yang berkecapatan motoGP (sangat cepat). jika sudah demikian, semua akan berjalan lancar tanpa hambatan. Sambil ditemani rokok tanpa secangkir kopi (karna tidak terlalu suka), saya mampu menyatukan pikiran dengan jari-jari tangan dengan mudah. Dari situ saya sadar kalau kecepatan tinggi internet mampu merubah suasana hati. Itulah kenapa akses internet yang cepat merupakan senjata ampuh bagi mahaiswa tingkat akhir yang sedang berdansa dengan skripsi-skripsi mereka.

Selamat berjuang kawan...!!!


M Ulum Pandawa
6 November 2012

0 komentar: