"sekarang, aku merasa ada yang beda dengan aku""beda suasana atau....?"
"Aku ngerasa beda ke kamu, aku merasakan hambar".
JLEB...!!! hanya ekpresi terdiam kaget dan seakan tidak percaya saat membaca obrolan kecil diatas melalui sms. Sesaat semua tampak gelap dan sunyi. Bibir tampak kaku dan tak mampu mengucap apa-apa. Hanya mampu tersirat dalam hati sebuah ucapan "apakah begitu cepat cerita ini memudar..?". Sekilas aku mengingat kembali masa-masa pertama saat aku bisa mengenggam tangannya. Aku merasa cintanya begitu besar, tulus dan menyakinkan. Berbagai macam haluan telah dilalui bersama, semua dilakukan hanya untuk menciptakan warna nyaman diantara kita. Tak lama aku masuk ke dalam cerita lalu, kemudian aku kembali lagi mencermati kata-kata yang tertulis dalam sms dan tetap tidak percaya. Bukan tidak percaya akan kepudaran yang menjadi hambar, tetapi ke-tidak-percayaanku lebih besar terhadap waktu yang mampu begitu cepat mengubahnya. Enah, akankah cerita ini terhenti oleh kepudaran hati, atau hati itu yang akan memudar diatas cerita-cerita yang tersirat. Aku hanya bisa meminta pertanggungjawaban kepada Tuhan untuk menuliskan cerita ini menjadi cerita yang indah nantinya.
M Ulum Pandawa,
22 November 2012


0 komentar:
Posting Komentar